Lindungi Remaja, Ciptakan Sekolah Aman: SMPN 10 Tegal Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual dalam Rangka Hari Anak Nasional
TEGAL — Mengusung semangat perlindungan anak dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta ramah anak, SMP Negeri 10 Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Remaja pada Rabu, 22 Juli 2026. Berlangsung di Aula SMP Negeri 10 Tegal, acara ini digelar secara khusus dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026.
Kegiatan penting ini dihadiri oleh ratusan siswa-siswi, jajaran dewan guru, serta perwakilan orang tua murid yang antusias menyimak setiap materi.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Dewi Umaroh, S.Psi., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam membentengi remaja dari ancaman kekerasan seksual.
Sesi inti sosialisasi diisi oleh tim pakar dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal.
Dalam pemaparannya, tim pemateri menyampaikan materi edukatif yang dikemas interaktif dan relevan dengan kehidupan remaja masa kini. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
- Pengenalan Batasan Diri (Personal Boundaries): Memahami bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain.
- Waspada Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO): Mengingatkan remaja agar bijak bermedia sosial dan tidak mudah terperdaya oleh kejahatan di dunia maya.
- Mekanisme Pelaporan (Speak Up): Memberikan pemahaman dan rasa aman kepada siswa tentang ke mana dan bagaimana cara melapor jika mengalami atau melihat tindakan kekerasan di sekitar mereka.
Komitmen Mewujudkan Sekolah Ramah Anak
Pihak sekolah menyambut positif terlaksananya kegiatan ini. Edukasi semacam ini diharapkan dapat membentuk karakter remaja yang berani, kritis, dan saling menjaga satu sama lain di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, SMP Negeri 10 Tegal kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga menjadi tempat tumbuh kembang yang aman, nyaman, dan mendukung bagi seluruh peserta didik.
